Artikel, Penyuluhan Kesehatan

Kanker Pada Anak

0 47

Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa kanker bisa terjadi pada anak?  Apa penyebab, gejala dan ciri-ciri kanker pada anak?

Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker.

Penyakit kanker pada anak membutuhkan penanganan dengan keahlian, sarana dan prasarana khusus. Apabila kanker menimpa pada anak, maka akan merupakan beban yang kompleks bukan hanya bagi orang tua tetapi juga pada saudara-saudaranya, dokter, perawat, sekolah dan masyarakat serta lingkungannya.

Kanker pada anak diperkirakan mencapai 1% dari jumlah penyakit kanker secara menyeluruh, namun kanker pada anak dapat disembuhkan bila dideteksi secara dini dan pengobatan serta perawatannya dilaksanakan dengan sarana/prasarana yang memadai.

Menurut data dari WHO (World Health Organization) setiap tahun jumlah penderita kanker di dunia meningkat sekitar 625 juta orang. Tahun demi tahun angka kejadian kanker pada anak terus meningkat. Jumlahnya mencapai 110 – 130 kasus per satu juta anak per tahun.

Data statistic resmi dari IARC (International Agency of Research Cancer) memperkirakan bahwa sebanyak 80% anak yang terdiagnosa kanker berada di negara berkembang. Data statistik resmi dari IARC menyatakan bahwa 1 dari 600 anak akan menderita kanker sebelum umur 16 tahun.

Kanker pada anak di Indonesia sekitar 11.000 kasus kanker anak per tahun dan 650 kasus kanker anak per tahun di Jakarta yang sebagian besar berasal dari keluarga tidak mampu. Jenis kanker anak yang paling sering di Indonesia adalah Leukemia dan Retinoblastoma.

Penyebab banyaknya angka kejadian kanker pada anak adalah:

  1. Kurangnya mendapat informasi tentang kanker pada anak;

  2. Kurangnya pengetahuan orangtua tentang gejala kanker pada anak dan pentingnya pengenalan dini;

  3. Kurangnya penanganan segera terhadap penderita.

Jenis kanker pada anak dan gejalanya

  1. Leukemia

Leukemia atau kanker darah adalah kanker yang paling banyak di jumpai pada anak – anak. Leukemia mempunyai harapan sembuh dengan pengobatan yang tepat dan benar.

Gejala yang perlu di waspadai dan sering di temukan antara lain pucat, demam yang tidak jelas sebabnya, pendarahan yang tidak selas sebabnya, nyeri tulang, dan pembengkakan perut.

  1. Tumor Otak

Tumor Otak dapat mengganggu fungsi dan merusak struktur susunan saraf pusat karena terletak di dalam rongga yang terbatas (rongga tengkorak).

Gejala yang harus di waspadai pada tumor otak adalah sakit kepala di sertai mual sampai muntah yang menyemprot. Dapat pula di sertai daya penglihatan berkurang, penurunan kesadaran atau perubahan perilaku. Pada bayi biasanya ubun – besar menonjol.

Hal lain yang perlu di curigai ialah terdapat gangguan berbicara dan keseimbangan tubuh, anggota gerak lemah atau kejang.

  1. Retinoblastoma

Retinoblastoma atau kanker mata adalah kanker yang sering juga di jumpai pada anak.

Gejala yang perlu di waspadai ialah adanya bercak putih di bagian tengah mata yang bersinar apabila terkena cahaya (seperti mata kucing).

Hal lain yang perlu di perhatikan ialah penglihatan yang terganggu, mata menjadi juling, dan bila telah lanjut maka bola mata menonjol keluar.

  1. Limfoma

Limfoma maligna atau kelenjar getah bening adalah kanker yang biasanya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah beningyang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Pembesaran dapat terjadi di daerah leher, ketiak, selangkangan, usus.

Bila timbulnya di kelenjar getah bening usus, maka dapat menyebabkan sumbatan pada usus dengan gejal sakit perut, muntah, tidak bias buang air besar, dan demam. Bila tumbuh di daerah dada, maka dapat mendorong atau menekan saluran nafas dan muka membiru.

  1. Neuroblastoma

Neuroblastoma adalah suatu jenis kanker saraf yang dapat menunjukan banyak gejala yang tergantung pada letaknya. Neuroblastoma dapat terjadi di leher, rongga dada, dan mata. Bila terdapat di daerah mata dapat menyebabkan bola mata menonjol, kelopak mata turun dan pupil menyebar. Bila terdapat di tulang belakang dapat menekan saraf tulang belakang dan mengakibatkan kelumpuhan.

Tumor di daerah perut akan teraba bila sudah besar. Penyebaran pada tulang dapat menyebabkan patah tulang tanpa sebab, tanpa nyeri sehingga penderitanya dapat pincang mendadak.

  1. Tumor Wilms

Tumor Wilms adalah kanker ginjal yang paling sering di jumpai pada anak. Kanker ini dapat ditandai dengan kencing berdarah, rasa tidak enak didaerah perut, bila sudah cukup besar akan teraba keras dan biasanya diketahui ketika anak di mandikan.

  1. Rabdomiosarkoma

Kanker ini di jumpai pada otot dimana saja, biasanya pada anak di daerah kepala, leher, kandung kemih, prostat (kelenjar kelamin pria), dan vagina.
Gejala yang di timbulkan bergantung pada letak kanker. Bila pada ronggga mata, menyebabkan mata menonjol. Di telinga menyebaban nyeri atau keluarnya darah dari lubang telinga. Di tenggorokan menyababkan sumbatan jalan nafas, radang sinus (rongga – rongga sekitar hidung), keluar darah dari hidung (mimisan), atau sulit menelan. Di saluran kemih menyebabkan gangguan buang air kecil atau air seni berdarah. Bila mengenai saluran pencernaan dapat menyebabkan gangguan buang air besar. Bila mengenai otot anggota gerak akan terjdi pembengkakan.

  1. Osteosarkoma

Osteosarkoma atau kanker pada tulang. Pembengkakan yang cepat apabila di sertai rasa nyeri pada tulang. Perlu diwaspadai sebagai kemungkinan adanya kanker tulang.

Kanker tulang dapat menyerang setiap bagian tulang, tetapi yang terbanyak ditemukan pada tungkai, lengan dan pinggul. Kadang-kadang didahului oleh rudapaksa (benturan keras) seperti jatuh dan sebagainya.

Segera hubungi Rumah Sakit terdekat untuk deteksi dini apabila menemukan gejala-gejala kanker pada anak. (dr. Desi)

Majalah Hilal Ahmar Edisi 72 /XI/Pebruari / 2015

About the author / 

AdminHAS

Hilal Ahmar Solo

Alamat: Komplek Masjid Al-Muhajirin Semanggi RT 06/04 Pasar Kliwon Surakarta 57117

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hilal Ahmar Solo

Alamat: Komplek Masjid Al-Muhajirin Semanggi RT 06/04 Pasar Kliwon Surakarta 57117

Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-4520.AH.01.02. Tahun 2008

Sesuai dengan Akte Notaris No.01 Tanggal 01 September 2008 Yang dibuat oleh Notaris Doktoranda Nurhasanah Latief, SH.MM. MKn NPWP: 21.049.063.7-526.000

Arsip